Nasional

Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Di Jateng

teroris jateng

JAKARTA, Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri sudah menangkap delapan (8) orang terduga teroris dalam operasinya di daerah Jawa Tengah, dalam sepekan terakhir, dan jumlahnya itu bisa bertambah.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Rykco Amelza Dahniel membenarkan penangkapan terhadap delapan warga Jawa Tengah tersebut.

“Pemeriksaan kepada mereka saat ini masih berlangsung di Mapolda Jawa Tengah. Ini ada penangkapan, proses penegakan hukum terhadap kasus terorisme yang dilaksanakan Densus, ada 8 tersangka yang dilakukan penangkapan oleh Densus,” kata Rykco, Selasa (14/5/2019) malam.

Menurut Rycko, pemeriksaan itu akan berlangsung selama 7×24 jam untuk mencari bukti lebih kuat sebelum penetapan tersangka. “Dalam waktu 7 hari ini akan dilakukan pemeriksaan oleh Densus di Polda Jawa Tengah untuk menentukan apakah yang bersangkutan terbukti atau tidak,” ujarnya.

Rykco mengatakan kemungkinan soal penambahan jumlah terduga teroris yang ditangkap, seiring pengembangan penyelidikan. “Semua masih dikembangkan lagi, jumlah terduga teroris diperkirakan bisa bertambah karena terus dikembangkan,” kata Ryco.

Sedikitnya 8 orang warga Jawa Tengah, yang berdomisili di Semarang, Kudus, Grobogan, Sragen, dan Magelang diamankan karena diduga memiliki keterkaitan dengan kelompok teroris yang akan beraksi di Indonesia.

Salah satunya adalah Ahmad Taufik Teguh Prasetyo (46), warga Lempongsari Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang, yang ditangkap pada Selasa (14/5).

Taufik yang kesehariannya bekerja sebagai petugas keamanan atau sekuriti sebuah sekolah swasta di kawasan Banyumanik, Semarang, itu diduga terkait dengan kelompok Neo Jamaah Islamiyah, yang mencoba untuk eksis kembali dengan memanfaatkan aksi ‘people power’ pada 22 Mei 2019.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top