Nasional

Demokrat Gabung, PKB: Tergantung Koalisi dan Jokowi

karding oke

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Soal kabar Partai Demokrat (PD) akan mendukung pemerintahan Jokowi – Ma’ruf Amin, itu tergantung kesepakatan partai koalisi (PDIP, Golkar, NasDem, PKB, PPP, Hanura, PSI, PKPI, dan PBB) atau tergantung pada kesepakatan Pak Jokowi dengan Demokrat.

Demikian disampaikan Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding menanggapi akan bergabungnya Demokrat ke Jokowi – Ma’ruf Amin tersebut.

Sebelumnya Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengatakan, arah partainya telah bulat untuk memperkuat pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada lima tahun ke depan. “Sikap resmi bergabung itu opsi terdepan. Tapi semua kembali ke Pak Jokowi,” kata Ferdinand, Senin (12/8).

Dengan demikian kata Karding, tidak menutup kemungkinan kalau Demokrat masuk ke dalam koalisi, akan terjadi pembagian kekuasaan atau power sharing. Pembagian kekuasaan itu bisa dalam posisi kabinet kerja maupun posisi di legislatif.

“Kalau bergabung pasti akan ada power sharing, bisa di kabinet atau parleme. Nanti pasti akan dibahas di rapat-rapat. Misalnya apa bentuk bargaining-nya, apakah kabinet, apakah parlemen, baik di MPR, DPR dan lain-lain,” kata Karding.

Hanya saja menurut Karding, idealnya dalam pemerintahan itu tetap ada oposisi sebagai penyeimbang. Namun, sampai saat ini yang menyatakan oposisi baru PKS. “Partai yang lain kadang-kadang oposisi, kadang-kadang bergabung, belum jelas,” tambahnya.

Tapi, lanjut Karding, sekali lagi sebaiknya ada oposisi agar ada yang kontrol pemerintah. Sehingga akan ada diskusi setiap ada kebijakan pemerintah, sehingga demokrasi akan lebih matang. “Kalau ada diskusi dan kontrol dalam setiap kebijakan pemerintah, maka kita akan lebih matang dalam berdemokrasi,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top