Perbankan

BTN Bidik Masyarakat Kota Terlalui Jalan Tol

IMG-20171123-WA0064

SUKABUMI-Dampak pembangun jalan tol yang bakal menghubungkan Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) diprediksi bakal menggerakkan ekonomi Kota Sukabumi dan sekitarnya. Karena itu PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) meresmikan Kantor Cabang BTN Sukabumi sebagai langkah antisipasi peningkatan ekonomi masyarakat. “Sukabumi ke depan akan menjadi lokasi yang strategis dengan adanya tol Bocimi,” kata Direktur Nixon L Napitupulu kepada pers disela peresmian Kantor Cabang BTN Sukabumi, Kamis (23/11/2017)

Pesmian Kantor Cabang BTN tersebut, kata Nixon, diharapkan kebutuhan masyarakat terkait dengan layanan perbankan dapat dilayani secara jemput bola oleh perseroan. “Kantor ini adalah hasil alih status dari kantor cabang BTN juga yang sebelumnya hanya sebagai kantor cabang pembantu. Sekarang statusnya menjadi penuh sebagai kantor cabang BTN Sukabumi,” ujarnya. 

Seperti diketahui pemerintah sudah merencanakan pembangunan jalan tol yang bakal menghubungkan Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi).  Pembangunan tol ini dimaksudkan untuk mempermudah laju ekonomi daerah masuk ke wilayah kota. 

Menurut Nixon, rencana pembangunan tol yang akan menghubungkan Bocimi adalah termasuk dalam hitungan strategi dari manajemen dalam meningkatkan status BTN Sukabumi.  “Daerah ini akan menjadi Bandung yang sekarang ketika Cipularang sudah bisa dilalui oleh masyarakat yang melalu Bandung,” papar Nixon.

Disisi lain, lanjut Nixon, wilayah Sukabumi juga menunjukkan trend pertumbuhan ekonomi yang cukup maju, dimana industri daerah hasil karya masyarakat sudah menjadi icon sendiri dan berkembang dengan sangat baik.  “Kami ingin masuk sebagai bank untuk memenuhi kebutuhan tambahan dari meningkatnya ekonomi masyarakat itu,” ungkapnya.

Nixon menambahkan Bank BTN mempunyai tugas untuk mendukung program Sejuta Rumah, Sukabumi termasuk menjadi salah satu daerah yang diharapkan dapat memberikan dukungan untuk program tersebut.

Tercatat hingga November 2017 (unaudited) Bank BTN Sukabumi telah mengucurkan kredit total sekitar Rp142 miliar dengan alokasi sekitar Rp 120 miliar untuk mendukung pembiayaan KPR Subsidi dan Rp21 Miliar untuk mendukung pembiayaan KPR Non Subsidi. 

Adapun penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) per 31 Oktober 2017 (unaudited) tercatat sebesar Rp47 miliar. 
“Kebutuhan rumah disini masih terbuka lebar terutama untuk yang non subsidi dan ini akan kita mintakan BTN Sukabumi untuk mendorong agar potensi itu menjadi pasar yang dapat dominan bagi perseroan,” tegasnya. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top