Perbankan

BNI Bidik Layanan Pajak Online 6 Pemkab di Jatim

kompas.com

JAKARTA-PT Bank Negara Indonesia (BNI) membidik 6 Pemkab di Jawa Timur untuk pengelolaan keuangan atas penerimaan dan pembayaran Pajak, PNBP, serta potensi daerah lain secara transparan (e-commerce). Adapun Pemkab yang diincar antara lain, Kabupaten Mojokerto, Trenggalek, Banyuwangi, Ponorogo, Lumajang, Probolinggo, dan lainnya. “Saat ini yang baru adalah Kabupaten Banyuwangi, dimana kami menggandeng Pemkab-nya untuk pengelolaan e-commerce yang dikelola dengan menggunakan sistim dan jaringan BNI,” kata Vice President Pemp Jaringan dan Layanan Wilayah BNI Surabaya, M Amrullah di Grand City, Surabaya, (20/7/2016).

Selain Banyuwangi, kata Amrullah, ada tiga daerah lain yang sudah bekerjasama dengan BNI, yakni Pemkot Surabaya, Malang, dan Pemkab Sidoarjo. “Saat ini trend layanan online sudah menjadi pilihan masyarakat. Sudah selayaknya jaringan yang kami miliki bisa dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat itu termasuk pengelolaan dana dari Pemkot atau Pemkab,” ungkapnya.

Amrullah membeberkan BNI Kanwil Surabaya sudah memberikan layanan pengelolaan pajak daerah dan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Diantaranya, e-PBB, e-Samsat, dan e-PDAM, terutama tiga daerah tersebut.

Begitupun dengan layanan e-Pajak daerah lainnya, seperti hotel, restaurant, pajak hiburan, pajak parkir, pajak reklame, pajak penerangan jalan, BPHTB, pajak air tanah, dan lain-lain. “Tak hanya itu, lainnya juga solusi pendukung dalam membantu pengelolaan belanja barang dan jasa serta pegawai,” terangnya.

Seperti pembayaran vendor, sambun Amrullah, Pajak – (MPN G2, gaji/uang dinas, utilities) melalui sarana internet banking (BNIDirect) sehingga proses pembayaran dilakukan secara transparan dan terjamin akuntabilitasnya.

Secara bisnis, diakui Amrullah, layanan ini bisa meningkatkan pendapatan BNI dibidang fee base income. Meski lewat layanan jasa ini, porsinya lebih kecil dibandingkan fee base income dari pengelolaan tabungan dan kegiatan kartu ATM. “Meski porsinya kecil, lewat layanan online ini, nasabah bisa mendapat manfaat yang lebih, seperti tidak melakukan pembayaran secara manual yang cenderung antri. Ini menjadi pilihan yang bisa dimanfaatkan untuk menciptakan suatu daerah menjadi bagian dari sistim smart city,” imbuhnya.

Pada acara International Smart City Expo & Forum, yang digelar hingga Jumat (22/7/2016) mendatang, BNI menyampaikan berbagai solusi terintegrasi yang dapat mendukung pelaksanaan Smart City. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top