Headline

Besarkan UMKM, Jatim Sediakan Kredit Rp400 Miliar

ukm

SURABAYA-Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan skema pembiayaan bagi UMKM agar bisa naik kelas dan menembus pasar ekspor. Adapun alokasi anggaran yang disiapkan mencapai Rp400 miliar melalui Loan Agreement dengan Bank Jatim. “Skema ini akan membantu para UMKM dalam hal permodalan dengan bunga rendah maksimal 9%. Kapasitas Dinkop UMKM hanya sebagai penyambung dan penjamin agar bank mau menyalurkan kreditnya kepada UMKM yang berpotensi,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur, I Made Sukartha di Surabaya.

Lebih jauh Made Sukartha menjelaskan dari 6,2 juta UMKM di Jawa Timur, baru 3.476 UMKM yang mampu menembus pasar ekspor. “Rata-rata masalahnya pada merek dan kemasan produk,” tambahnya.

Di luar negeri, kata Made Sukartha, masalah kemasan dan merek ini sangat penting, terutama dalam hal ekspor. “Contoh, rempeyek kalau dibungkus plastik tanpa merek dan keterangan komposisi pasti laku di sini, tetapi tidak akan laku di luar negeri karena konsumen butuh jaminan dan kualitas,” jelasnya.

Made mengakui jumlah UMKM yang berorientasi ekspor cenderung melambat. Sementara UMKM yang dalam masa merintis ekspor ada sekitar 70.000 usaha.

Untuk menggenjot kinerja UMKM Jatim, sambung Made, Dinas Koperasi dan UMKM Jatim menganggarkan belanja langsung sekitar Rp116 miliar pada 2016. Anggaran ini digunakan sebagai belanja keperluan pelatihan, pameran dan promosi UMKM unggulan Jatim. “Anggaran itu setiap tahunnya ada pengurangan dan Jatim ada pengurangan 20%-25%, tidak hanya di Jatim tapi di daerah lain juga. Nah, sampai dengan Agustus ini penyerapan anggaran itu sudah mencapai 60%,” ujarnya.

Adapun dalam tahun ini, Dinkop dan UMKM Jatim memiliki 40 kali kegiatan pameran di luar provinsi, dan ada 4 negara untuk pameran luar negeri di antaranya adalah di Jepang, Singapura, Thailand dan Jerman.

Sementara penyelenggara pameran UMKM, Direktur PT Amara Satu Raya, Yusuf Karim Ungsi menegaskan pameran ini menargetkan terjadi transaksi yang tumbuh dua kali lipat dari capaian tahun lalu yang terealisasi Rp4 miliar. “Sedangkan jumlah pengujung pameran diharapkan tahun ini bisa mencapai 5.000-6.000 orang per hari,” pungkasnya. ***

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top