Nasional

Beredar Surat Perintah Penyidikan untuk Pimpinan KPK

agus rahardjo-2

Bareskrim Polri telah memerintahkan Kejagung RI untuk memulai melakukan penyidikan terhadap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo dan Saut Situmorang, terkait dugaan melakukan pemalsuan surat.

Surat perintah penyidikan tersebut tertanggal Selasa (7/11/2017), ditandatangani oleh Direktur Tindak Pidana Umum selaku penyidik, Drs. Herry Rudolf Nahak, MSi, dan tembusan kepada Kejagung RI, Bareskrim Polri, Sandi Kurniawan (pelapor), Saut Situmorang, dan Agus Rahardjo.

Saut Situmorang dan Agus Rahardjo disebut melanggar Pasal 263 KUHP jo Pasal 55 (1) ke-1 KUHP dan atau pasal 421 KUHP soal pemalsuan surat atau penyalahgunaan wewenang.

Surat perintah penyidikan ini bernomor: B/263/XI/2017/DitTipidum dan berkop Bareskrim Polri. Jl. Trunojaya 3 Kebayoran Baru, Jakarta 12110.

Sebelumnya Kepala Divisi Humas Markas Besar Polri, Inspektur Jenderal Polisi, Setyo Wasisto, membenarkan adanya laporan terhadap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo. Namun, laporan tersebut tidak diterima karena dianggap bukti-bukti yang diajukan tidak kuat.

“Petugas Bareskrim minta untuk melengkapi dokumen,” kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/10/2017).

Setya masih belum bisa menyampaikan detail terkait laporan dari Madun Hariyadi (MH) tersebut yang diajukan pada Senin (2/10/2017). “Masih sangat sumir,” kata dia. Pihaknya juga masih menunggu pelapor melengkapi berkas yang diajukan.

Madun melaporkan Agus dengan dugaan melakukan korupsi pengadaan IT, Radio Trunking, mesin induk MTU beserta suku cadangnya, pembangunan ISS dan BAS Gedung Baru KPK APBN 2016, pembangunan IT Security System gedung baru KPK APBN 2016, perangkat sistem layanan berbasis lokasi APBN 2016, dan pembangunan jaringan infrastruktur eksternal APBN 2016.

Laporan tersebut masih ditampung di kantor Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareksrim, Gambir, Jakarta Pusat. Jika bukti sudah lengkap, kata Setyo, polisi baru bisa mendalami laporan tersebut.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo dilaporkan di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Senin (3/10/2017). Agus dilaporkan ke polisi dengan tuduhan telah melakukan tindak pidana korupsi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top