Nasional

Aparat Didesak Segera Tersangkakan Ratna Sarumpaet Cs

IMG-20180921-WA0144

JAKARTA-Aparat kepolisian  harus segera mengambil tindakan terhadap para elit yang sengaja mengumbar berita bohong kasus Ratna Sarumpaet. Karena berita-berita itu  tidak mengandung kebenaran tetapi dibuat seolah-olah benar-benar terjadi tersebut. Bahkan telah direkayasa dengan melibatkan tokoh Politik sekelas Calon Presiden, yaitu Prabowo Subianto, juga politisi sekaligus pejabat Publik, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dan Anghota DPR RI Rachel Maryam sebagaimana dalam pernyataan mereka di ruang publik. “Tidak sampai disitu, mereka juga bahkan mengeluadkan pernyataan keras yang sifatnya ‘serangan’ dengan menyalahkan pemerintah,” kata Ketua DPP Partai Hanura Benny Ramdhani dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (4/10/2018).

Seolah-olah, kata Benny,  Pemerintah kurang memberikan perlindungan kepada seluruh warga negara secara adil. Karena itu Bareskrim Polri harus segera memanggil dan menangkap Ratna Sarumpaet  untuk dimintai keterangan guna membuktikan apakah Ratna Sarumpaet benar-benar dianiaya sampai mukanya lebam dan memerlukan operasi plastik atau memang Ratna Sarumpaet mukanya rusak akibat bedah palstik yang gagal. “Polri sudah memiliki bukti bahwa berita Ratna Sarumpaet dianiaya di salah satu tempat di sekitar Bandara Husein Sastranegara Bandung adalah Hoax, Fiktif alias informasi yang Sengaja dipalsukan, maka Polri berwenang melakukan tindakan kepolisian terhadap Ratna Sarumpaet, Prabowo Subianto, Fadli Zon dan Rachel Maryam,” jelasnya.

Mengapa, kata Senator asal Sulawesi Utara, karena Ratna Sarumpaet diduga sudah bertemu dengan Fadli Zon dan juga sudah berbicara dengan Prabowo Subianto seputar penganiayaannya itu. Sehingga Prabowo Subianto dan Fadli Zon dalam komentarnya telah menilai seolah Ratna Sarumpaet dianiaya.  “Apalagi Ratna adalah oposisi dari pemerintah. Seolah-olah pemerintah tidak melindungi warga negaranya dan lain-lain. Karena itu informasi yang dipublish oleh Ratna Sarumpaet bersama sama dengan Prabowo Subianto dan Fadli Zon tidak boleh didiamkan oleh Polri,” ungkapnya.

Benny meminta Polri tidak ragu, apalagi takut untuk melakukan tindakan kepolisian atau upaya paksa bahkan jika perlu menjadikan Ratna Sarumpaet, Prabowo Subianto, Fadli Zon dan Rachel Maryam sebagai tersangka karena diduga telah secara bersama-sama membuat Informasi atau Laporan Palsu dengan tujuan mencemarkan nama baik Polri sebagai penanggungjawab keamanan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 317 KUHP jo. Pasal 45A UUITE. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top