Nasional

Antasari: KPK Itu Lembaga Negara, Tak Boleh Ada Orang LSM

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar mengakui jika dirinya selama menjadi pimpinan KPK tahun 2002, pernah ada orang tak dikenal di Kantor KPK. Karena merasa tidak nyaman dengan keberadaan orang asing tersebut, dia pun minta Kesekjenan untuk mengonfirmasi kedua orang itu.

Usut punya usut ternyata kedua orang tak dikenal tersebut adalah bule, orang asing dari LSM (NGO – Non Governmnet Organization). “Sejak itu, saya minta LSM itu diusir dari kantor KPK. Karena KPK ini bagian dari lembaga negara, maka tak boleh LSM ada dan terlibat dalam kerja-kerja KPK,” tegas Antasari.

Hal itu disampaikan Antasari Azhar dalam dialektika demokrasi “Mengintip Figur Dewas KPK” bersama anggota Komisi III DPR RI FPDIP, Trimedya Panjaitan dan mantan Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY), Abbas Said di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Menurut Antasari, baik UU KPK maupun putusan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 36/PUU-XV/2017. Di mana dinyatakan bahwa KPK merupakan bagian dari cabang kekuasaan pemerintahan. KPK termasuk ranah kekuasaan eksekutif yang sering disebut lembaga pemerintah (regeringsorgaan– bestuursorganen).

Sejak mengusir NGO tersebut, lalu Antasari sering demo. Lalu, apakah sekarang ini banyak LSM di internal KPK, ia menegaskan tidak tahu persis. “Yang jelas, sejak saya tidak memimpin KPK, seiapapun yang protes dan kritik KPK selalu dilawan. Termasuk oleh kalangan LSM tadi,” jelas Antasari.

Bagaimanapun kata Antasari, yang namanya lembaga negara itu tidak boleh melibatkan LSM. Karena itu ia mengakui wajar, kalau KPK sekarang ini berbeda dengan ketika ia memimpin KPK pada tahun 2007 – 2009 silam.

Sementara itu KPK sekarang ini diduga kuat banyak melibatkan kalangan LSM, dan banyak pula kelompok radikal yang ada di internal KPK tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top