Infrastruktur

Agustus 2016, Proyek Trem Mulai Dibangun

tramway

SURABAYA-Pembangunan infrastruktur angkutan massal bertenaga listrik atau trem di Surabaya dimulai setelah Idul Fitri 1437 H. Tepatnya, setelah acara Preparatory Committee (PrepCom) 3 UN Habitat pada Juli 2016. “Sekitar Agustus 2016, Sebab, apabila dimulai sebelum itu dikhawatirkan Surabaya, yang menjadi tuan rumah perhelatan internasional itu, bakal kotor ketika kegiatan berlangsung,” kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Surabaya, Kemarin.

Risma juga meyakinkan masyarakat proyek trem tidak akan merusak taman di sepanjang jalan protokol.  “Taman di tengah jalan itu ciri dan identitas Kota Surabaya, di daerah lain tidak ada,” ujarnya.

Jalur trem tersebut, kata Risma, akan mengelilingi taman-taman kota. Disisi lain Pemkot Surabaya juga berencana menanam rumput hijau di bawah rel yang dilintasi trem, sehingga kelihatan lebih indah.  “Makin bagus nanti. Rumput-rumput itu akan ada di bawah relnya,” terangnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Irvan Wahjudrajat, mengatakan sesuai dengan instruksi Wali Kota, selama pembangunan pihaknya sebisa mungkin akan mempertahankan tanaman. “Jadi jalur-jalurnya akan ada penyesuaian median,” ujarnya.

Keberadaan trem digadang-gadang sebagai solusi kemacetan di Kota Surabaya. Tiga lembaga sekaligus dilibatkan, yakni Kementerian Perhubungan yang menangani sarana dan prasarana, PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai operator, dan Pemerintah Kota Surabaya sebagai pengguna.

Irvan menjelaskan, Kementerian Perhubungan dan PT KAI tidak hanya menyiapkan jalur, tapi juga depo ataupun pemeliharaannya. “Jalur ini nanti akan terintegrasi di Joyoboyo,” katanya. Diharapkan para pengguna kendaraan pribadi bisa berpindah ke bus kota atau trem. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top