Infrastruktur

Ada Pihak Ambil Untung Dalam Perjanjian Perpanjangan Satelit Telkom 1?

images-1

JAKARTA-Kalangan DPR menduga ada pihak-pihak yang diuntungkan dalam perjanjian perpanjangan masa aktif (life time) Satelit Telkom 1 antara PT Telkom dan Lockhead Martin. Karena itu sebelum RUPST, pihaknya akan memanggil manajemen PT Telkom untuk meminta penjelasan. “Tentu aneh, kenapa perjanjian itu tidak dibuka ke publik. Jadi wajar, diduga ada kalangan yang mendapat keuntungan dari perjanjian itu,” kata anggota Komisi VI DPR Abdul Wachid kepada wartawan di Jakarta, Selasa (24 April 2018).

Oleh karena itu, kata Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Komisi VI sedang menjadwalkan pemanggilan manajemen PT Telkom tersebut. “Kita minta agar perjanjian itu dibuka secara transparan dan terang benderang. Sehingga jangan sampai merugikan negara. Ini yang kita inginkan,” tambahnya.

Malah Wachid mengaku belum mengetahui secara rinci biaya perpanjangan masa aktif (life time) Satelit Telkom 1. “Ini kelihatanya cukup rumit. Kalau ada swasta nasional yang bisa memperpanjang umur satelit, mengapa tidak diberikan kesempatan,” paparnya.

Didesak kapan tanggal pemanggilan itu, Wachid sedang melakukan koordinasi dengan pimpinan Komisi VI DPR. “Kita bahas dengan pimpinan dulu. Kalau tidak jadi minggu ini, karena keburu reses, ya mau tak mau pada masa awal sidang berikutnya,” imbuhnya.

Masa aktif Telkom 1 sebenar 15 tahun, sejak diluncurkan 1999 hingga 2014. Namun diperpanjang hingga 2019.

Seperti diketahui, Satelit Telkom 1 dibangun oleh perusahaan Amerika Lockheed Martin Commercial Space Systems untuk Telkom Indonesia.

Saat itu Telkom mengeluarkan US$ 191,4 juta untuk pembuatan dan peluncuran satelit Telkom-1. Dimana sejumlah biaya tersebut terdiri dari US$ 84,8 juta untuk pembuatan satelit Telkom-1 dari perusahaan Lockheed Martin, US$ 90,1 juta untuk kontrak peluncuran dengan perusahaan Arianespace, dan US$ 1,6 juta untuk pelayanan konsultasi dengan perusahaan asal Kanada, Telesat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top